Mistis

A Throne and Half Animal Weirdos

I’m not that kind of superstitious person. I’m that kind of person who try to rationalize everything. Really. Even if there is a ghost dancing in front of my face, I will try to understand science behind its.
I’m not that kind of daredevil person anyway. I’m not gonna breaking some mystical rules to challenge mystical force or whatsoever. I’m not that kind of stupid horror movie character that summons demon for a joke. Naaay

Tapi, dalam hidup ku yang membosankan ini, ada saja kejadian aneh yg masih belum bisa ku jelaskan dengan nalar.
Salah satunya terjadi saat aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Waktu itu hari Sabtu. Sekitar jam 11 siang. Sepulang sekolah aku nonton TV sambil makan di kamar ortu. Saat itu dirumah cuma ada aku dan pamanku, yang tiduran di sofa di ruang tamu.
Era akhir 90-an sampai awal 2000-an salah satu TV swasta Indonesia menyiarkan film – film horror oriental sekitar jam segitu setiap hari Sabtu. Aku penonton setia film – film tsb, walaupun masih bocah tapi , bukannya sombong, film – film tadi tidak pernah membuatku takut. Ya, dari dulu aku ngerti kok itu cuma film. Bohongan doang.
Tapi pada hari itu ada yang beda. Awalnya seperti film horror biasa bla bla bla bla seingatku filmnya tidak murni horor, ada campuran romance dan komedi yang kental.

Waktu itu lagi adegan airport di akhirat *lol* , tiba – tiba layar gelap. Setelah itu muncul gambar kursi yang agak mewah (semacam tahta gitu, tapi ga mewah – mewah banget juga sih), di kiri – kanannya berdiri manusia yang kepalanya menyerupai hewan. Yang sebelah kanan lupa, yang kiri setengah kambing. Mereka berdua memakai pakaian zirah atau semacam prajurit jaman kerajaan dulu, tidak jelas dari peradaban Timur atau Barat, dan membawa tombak (?) . Entahlah, seingatku pokoknya mereka berdua tampak seperti prajurit / pengawal raja.
Sebagai bocah yang cukup rasional, tentu aku tidak langsung menyimpulkan kalau apa yang kulihat dilayar televisi saat itu adalah sebuah keanehan. Pikirku dulu “eh apaan nih kok mendadak pindah kesini adegannya?”. Ya sudah aku masih duduk manis menunggu korelasi antara adegan di airport akhirat dengan tahta dan dua orang aneh ini. Untuk sekian detik tidak terjadi apa – apa. Sampai akhirnya aku merasa ada yang aneh, karena sudut kamera tidak berubah dan tidak ada dialog diantara dua orang aneh tadi. Mungkin ada gangguan teknis distudio saluran TVnya?. Dan kemudian si manusia kambing berbicara. Aku lupa bagaimana suaranya, tapi dia bicara dalam bahasa Indonesia (film tadi didubbing Indonesia), dia membujuk siapapun yang dia ajak bicara (dalam hal ini dia menatap ke layar TV) untuk duduk dikursi tersebut. Aku lupa apa persis yang dia katakan yang jelas semacam “duduk disini enak lho” bla bla bla. Aku juga lupa apa orang yang satunya juga ikut membujuk. Awalnya aku kira ini bagian dari film, tetapi kenapa tidak ada hubungannya dengan cerita? kenapa latar belakangnya hitam pekat? Kenapa dua ‘karakter’ ini sebelumnya tidak muncul? kursi apa itu? sebelumnya film ini tidak pernah menyinggung – nyinggung soal tahta ( dalam film ini tadi memang ada akhirat tipe stereotip film horor mandarin, tapi di film ini akhiratnya agak beda karena terkesan modern sepert layaknya didunia manusia, cth : ada airport etc . Mungkin karena ada unsur komedinya ). Yang paling mengganggu adalah sudut pengambilan gambar yang terkesan statik, hanya dari depan, todak bergeser sedikitpun. Entah berapa lama aku bengong melihat si kambing dan coworker nya membujuk siapapun yang mereka ajak bicara untuk duduk dikursi tersebut. Sampai timbul perasaan tidak nyaman, dan aku menduga, mungkin…mungkin yang mereka ajak bicara itu aku. Ah masa iya. Jangan konyol. Ini televisi bukan telefon (dulu skype belum ada lol). Tapi sebagai bocah rasional aku tidak ingin mengambil resiko. Aku memutuskan untuk lari keluar kamar, untuk menenangkan diri. Aku ingat di ambang pintu kamar ortu aku masih menyempatkan diri menengok ke layar TV, dan ya, masih sama, ada kursi dan dua orang aneh tadi. Setelah itu aku lari ke dapur yang terang disinari matahari. Setelah beberapa lama aku pindah ke ruang tamu, berdiri dekat paman ku yang masih tidur di atas sofa. Beberapa lama kemudia aku memberanikan diri menengok lagi ke kamar ortu. TVnya kembali normal.
Kembali menayangkan film horror yang sebelumnya kutonton. Aku tidak menonton film tersebut sampai habis, karena masih terjadi pergolakan logika di dalam kepala ku lol. Tapi sejauh yang kulihat, memang tidak ada secuil pun plot mengenai kursi, tahta, atau manusia setengah kambing. Apa yang kulihat tadi cuma lelucon yang diselipkan sutradara film? ataukah benar dua orang aneh tadi berbicara padaku?
Sial memang, saat masuk sekolah aku menanyai teman – teman sekelas ku apa mereka juga menonton film tersebut, tapi ternyata tidak ada. Bukannya yang aneh – aneh, tapi karena alasan yang wajar, misal : habis sekolah main dulu, jalan dulu, ketiduran, main PS, atau nonton channel lain. Kalau beruntung, terkadang stasiun televisi tadi bisa menayangkan lagi film yang sama,jadi selama sekitar 2 tahunan aku menunggu – nunggu tayangan ulang film tadi. Tapi entah karena aku sudah lupa film nya yang mana atau adegan kursi tadi memang ajaib, aku tidak pernah menemukannya lagi.
Ada beberapa kemungkinan :

  1. Aku cuma memimpikan adegan kursi dan 2 orang aneh tadi. Tapi aku benar – benar ingat aku berdiri sambil keringatan di dapur dan ruang tamu, bimbang mau membangunkan pamanku atau tidak
  2. Adegan kursi tadi memang bagian dari film, entahlah, mungkin semacam lelucon
  3. Adegan tadi adalah fenomena mistis. Kalau iya mistis….aku benar – benar ingin tahu apa yang terjadi kalau aku mendekati layar TV. Apa aku akan ditarik masuk? apa yang terjadi kalau aku mengiyakan? kalau aku bersedia duduk di kursi tersebut? andai saat itu aku ada teman nonton, rasanya ingin ku dorong teman itu kelayar, aku ingin tahu bagaimana hasilnya *plak*

Sedari tadi, sambil mengetik cerita ini, aku mencoba browsing fenomena serupa, dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris, tapi tidak ada yang menulis tentang pengalaman seperti ini

Advertisements

2 thoughts on “A Throne and Half Animal Weirdos

  1. Mami rabah saku bila ada yg ky itu, kada sampat bukah ka luar…

    Setengah kambing lah, jk nya setengah jakal lumayan t bisa Anubis, btw Anubis di novel Rick Riordan cakep loh, ahaha, *ngelantur*

    Belum ketemu kah judul filmnya atau filmnya tentang apa? Kalau udah, bisa di download tuh, *kesahwani* XD

    Like

    1. Mun rabah busia di tariknya ke dalam tipi habis am XDDDD . Jiaaaah….Anubis tu dewa akherat lo, maginnya ae menggatar didatangi ngitu lolololol.
      Ya kah mi? belum baca nah, keina menyusul :BBB
      Kada ingat lagi, lawas banar dah , jaman SD.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s